Mengapa minum kopi?

cangkir dengan kopi di atas meja di kedai kopi. pria menggunakan telepon di latar belakang

Kopi jelas merupakan sumber kafein dan memiliki sifat merangsang serta kesehatan. Kafein dalam kopi meningkatkan konsentrasi, kinerja tubuh serta fungsi jantung. Berikut ini beberapa contoh efek kafein.

  1. Pembakaran lemak - kafein memecah sel-sel lemak, mengubahnya menjadi asam lemak, yang digunakan tubuh sebagai bahan bakar alami. Kafein dapat ditemukan di banyak produk penurun berat badan. Ini mampu mempercepat metabolisme hingga 11%
  2. Mengurangi risiko diabetes tipe II - dengan mengonsumsi hanya satu cangkir kopi sehari, risiko diabetes berkurang sebanyak 11%. Setiap cangkir berikutnya mengurangi bahaya ini sebanyak 7%.
  3. Mendukung hati - Penelitian di Inggris telah menunjukkan bahwa minum sedikitnya dua cangkir kopi memiliki dampak yang signifikan pada hati kita. Jumlah kopi per hari ini mengurangi risiko sirosis sebanyak 45%.
  4. Peningkatan kinerja fisik - kopi sangat ideal untuk atlet, menurut penelitian, kopi meningkatkan aktivitas fisik hingga 12% karena mempengaruhi produksi adrenalin dalam tubuh. Satu jam sebelum latihan, dianjurkan untuk minum secangkir kopi yang lezat.
  5. Merangsang sistem saraf - saat kafein memasuki aliran darah dan kemudian otak, kafein meningkatkan produksi dopamin, noradrenalin dan adrenalin. Minum secangkir kopi akan membuat kita tidak terlalu lelah dan suasana hati lebih baik.
  6. Mengurangi risiko demensia dan Alzheimer - kopi mengurangi paparan penyakit ini hingga 65%. Kafein di dalamnya memiliki efek pendukung pada proses memori dalam tubuh kita. Namun demikian, di sini juga penting untuk mengingat banyak aktivitas fisik, diet yang baik dan hidup bebas stres.
  7. Peningkatan libido - penelitian telah mengkonfirmasi bahwa kopi adalah afrodisiak, dan orang yang minum beberapa cangkir sehari lebih aktif secara seksual.

Artikel yang lebih menarik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.